PERINGATI SURO DAN TOLAK BALAK, WARGA KUNDEN GELAR LAMPORAN



BLORA POS - Warga Kelurahan Kunden Kecamatan Blora Kota Kabupaten Blora memiliki tradisi turun temurun untuk memperingati Bulan Suro, yakni Lamporan. Tradisi ini merupakan wujud syukur sekaligus tolak balak.

 “Ini merupakan budaya turun temurun yang dilakukan warga Kunden Blora Kota. Secara umum, tradisi ini bertujuan untuk memohon perlindungan dan kewilujengan (keselamatan),” Kamis (02/07/2026)

Lamporan yang diikuti sedikitnya 500 warga ini berlangsung meriah. Mereka membawa obor yang dibuat dari bambu, diiringi dengan tarian Barongan dan atraksi semburan api. Acara dimulai dengan doa bersama di pendopo kelurahan setempat.

Rute lamporan, bermula dari pendopo kelurahan Kunden menuju utara hingga perempatan Gudang Banyu. Kemudian, pawai melintasi jalan Makam Pahlawan hingga pertigaan menuju jalan Tentara Pelajar.

Pawai ini kemudian berhenti sejenak di kediaman mantan Bupati Blora Yudhi Sancoyo. Di lokasi ini, atraksi barongan dimainkan selama seperempat jam. Sembari menikmati atraksi barongan, warga yang mengikuti prosesi ini dijamu dengan sajian yang disediakan tuan rumah.

Usai atraksi barongan, pawai dilanjutkan menuju ke alun-alun Blora dan melintas di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Barisan kemudian bergerak menuju jalan Abu Umar hinga ke jalan Agil Kusumodyo.

Lurah Kunden, Endang Winarni, SE, menyampaikan Alhamdulillah pada hari ini malam Jumat legi kita adakan lamporan dengan maksud adalah untuk nguri-nguri kebudayan asli bumi kelurahan kunden. Hal ini dimaksudkan agar kita khususnya bagi petani, peternak, senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, berkah dan hasil dari panen atau ternaknya bisa melimpah bahagia apa yang sudah didapatkan selama ini dan semoga senantiasa warga diberikan kemakmuran, diberikan keselamatan agar tidak ada balak ataupun bahaya yang ada di kelurahan kunden ini.

Harapan saya semoga kebudayan lamporan yang merupakan asli dari kelurahan bumi kunden ini menjadi aicon dari budaya bumi kelurahan kunden yang wajib kita uri-uri sebagai penerus apa yang sudah ada sebelumnya. (Ambar)












Harapan saya semoga kebudayan lamporan yang merupakan asli dari kelurahan bumi kunden ini menjadi aicon dari budaya bumi kelurahan kunden yang wajib kita uri-uri sebagai penerus apa yang sudah ada sebelumnya. 

Posting Komentar

0 Komentar