14 Peserta Lolos Administrasi Mengikuti Seleksi Test Pengemudi Bus Sekolah di Blora



BLORA POS - Sebanyak 14 Peserta Lolos Adminstrasi mengikuti Seleksi Test Pengemudi Bus Sekolah yang digelar oleh Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrimkimhub )Polres Blora, serta PT Asuransi Jasa Raharja.

Seleksi tahap kedua itu digelar melalui ujian tertulis yang dilanjutkan dengan wawancara. di Gedung Lantai dua Dinrimkimhub Rabu (14/10/2026).

Dan hasil seleksi dijadwalkan dan diumumkan pada hari Jumat (16/10/2026). Melalui media online.

Dari total 25 pendaftar, sebanyak 14 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi,sedangkan 11 peserta lainnya tidak memenuhi syarat.

Secara terpisah Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (Kabid LLAJ) Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Blora menjelaskan bahwa dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi nantinya akan dipilih dua orang pengemudi untuk mengoperasikan satu unit bus sekolah.

Mereka nantinya akan mengoperasikan satu unit bus angkutan sekolah gratis yang disiapkan pemkab blora" ujar sunyoto kepada wartawan. Menurut dia, pengumuman rekrutmen sopir tersebut telah disebarkannya untuk diketahui oleh masyarakat.

Para pengemudi yang terpilih akan bekerja dengan sistem kontrak sesuai kebutuhan kegiatan operasional. Mereka bertugas setiap Senin hingga Sabtu untuk melayani antar-jemput siswa sekolah.

Adapun persyaratan calon pengemudi meliputi usia 24 hingga 50 tahun, pengalaman mengemudikan kendaraan angkutan penumpang minimal dua tahun, kepemilikan SIM B1, serta persyaratan administrasi lainnya.

Dalam pelaksanaan tugasnya, pengemudi dijadwalkan melayani penjemputan siswa pada pagi hari mulai pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Setelah itu, pengemudi kembali menjalankan tugas di bidang lingkungan hidup (LH). Sementara layanan penjemputan siswa pada siang hari dijadwalkan mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.

Untuk rute pelayanan, bus sekolah direncanakan melayani perjalanan Blora-Kunduran pulang-pergi (PP). Penentuan rute ini menjadi bagian dari upaya penyediaan layanan transportasi bagi pelajar sesuai kebutuhan masyarakat.

Bus sekolah tersebut memiliki kapasitas 25 penumpang dan diharapkan dapat membantu mobilitas pelajar, khususnya dalam perjalanan menuju maupun pulang dari sekolah.

Sunyoto menambahkan bahwa proses seleksi tidak mencakup tes praktik mengemudi. Meski demikian, aspek keselamatan, dedikasi, dan kemampuan memberikan pelayanan kepada siswa akan menjadi perhatian dalam tahap wawancara.

Tim seleksi yang melibatkan unsur kepolisian lalu lintas dan Organda akan menggali kesiapan para peserta dalam menjalankan tugas, termasuk komitmen menjaga keselamatan penumpang serta memberikan pelayanan yang baik kepada anak-anak sekolah.

Adapun tujuan dari program Angkutan Sekolah Gratis di antaranya adalah memberikan kemudahan, kelancaran, dan kenyamanan bagi pelajar.

Layanan Angkutan Sekolah Gratis juga mengurangi antar-jemput pelajar menggunakan angkutan pribadi sehingga dapat mengurangi volume lalu lintas serta mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh pelajar.

Sesuai rencana, jumlah armada yang akan dioperasikan terdiri dari satu unit bus .Untuk bus berkapasitas 25 orang . (Ambar)

Posting Komentar

0 Komentar